• Mei 28, 2024

Seperti Lirik Taylor Swift, Ternyata Ini Alasan Anda Mungkin Menangis Saat Berolahraga

Rasanya hampir semua orang sudah mendengarkan album terkini Taylor Swift, The Tortured Poets Department yang rilis sebulan yang lalu.

Lalu apabila diperdengarkan baik-baik, ada nyanyian berjudul “Down Bad” di mana mengungkapkan bahwa dia malah menjadi emosi ketika berolahraga, yang tersebut dalam liriknya “down bad, crying at the gym.”

Ternyata, para spesialis mengungkapkan bahwa menangis ketika sedang berolahraga sangat mungkin terjadi. Memiliki ini malah mungkin lebih tak jarang terjadi daripada yang Anda kira. Itu yakni hal yang sangat normal apabila Anda berada dalam masa stres—dapat berupa apa saja: stres keluarga, stres pekerjaan, perubahan dalam kekerabatan [romantis],” kata Brad Foltz, PhD, psikolog olahraga di The Ohio State University Wexner Medical Center, terhadap Health.

Namun reaksi emosi ketika berolahraga bukanlah hal yang buruk,” sambungnya.

Karena stres bukan satu-satunya pemicu air mata ketika sedang olahraga di gym. Malahan, ada sejumlah alasan berbeda kenapa seseorang memiliki reaksi emosi di gym, kata Matthew Sacco, PhD, psikolog olahraga di Cleveland Clinic. Faktanya, kebahagiaan dapat menjadi salah satunya.

“Sedangkan kesibukan ringan slot bonus new member malah dapat menyebabkan pelepasan endorfin, yang ketika membanjiri tubuh, dapat menyebabkan pembetulan suasana hati yang riil,” kata Sacco terhadap Health.

“Dengan logika ini, masuk logika bahwa memiliki pengalaman emosi yang lebih intens dan perasaan kewalahan sampai menangis yakni reaksi yang sangat mungkin terjadi terhadap olahraga yang lebih intens,” lanjutnya.

Kenapa menangis ketika berolahraga bukanlah hal yang “buruk,” ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan apabila hal ini terjadi secara teratur. Termasuk apakah Anda berada dalam keadaan yang baik untuk mengaplikasikan perlengkapan olahraga berat dengan aman.

Inilah anggapan para spesialis perihal kenapa orang kadang kala menangis di gym, dan apa yang sepatutnya dikerjakan apabila Anda menangis ketika berolahraga.

Bisa Orang Saat Menangis Saat Berolahraga?

Karena yang penuh tekanan atau tantangan dapat membuat seseorang lebih tak jarang diliputi emosi—dan menangis. Jadi apabila seseorang mengalami masa-masa sulit, tak sulit untuk mengamati kenapa hal itu dapat terjadi ketika berolahraga,” kata Foltz.

“[Berolahraga] di gym, Anda tak memiliki telpon pintar, buah hati-buah hati, atau pekerjaan yang mengganggu Anda,” jelasnya. “Masukannya Anda menghilangkan gangguan tersebut, hal ini dapat membuka ruang di otak Anda untuk konsentrasi pada emosi.”

Teori berhubungan yakni bahwa pelepasan fisik dari olahraga dapat menyebabkan pelepasan emosi dari perasaan yang terkubur atau belum diproses.

“Contohnya [yakni] bahwa tubuh kita melepaskan sejumlah ketegangan dan emosi terpendam yang selama ini kita simpan—internalisasikan—untuk melewati komponen kehidupan kita sehari-hari,” kata Sacco.

“Kemudian, ketika kita memaksakan diri melewati olahraga, kita kehilangan beberapa kecakapan untuk membendung semuanya,” sambungnya.

“Menjadi emosi selama latihan tertentu malah dapat menjadi reaksi trauma,” tambah Foltz. Hanya, orang yang pernah lari dari keadaan membahayakan di masa lalu mungkin dipicu oleh tindakan fisik ketika berlari.

Di sisi lain, menangis di gym juga dapat berasal dari emosi positif. Penelitian sudah menemukan bahwa secara awam berolahraga dikaitkan dengan peningkatan suasana hati dan penurunan tingkat stres. Perubahan emosi ini, bagi beberapa orang, dapat menyebabkan air mata.

Orang mungkin juga mengalami air mata bergembira ketika berolahraga apabila mereka merasa berhasil.

“ berolahraga, atau mengatasi latihan, dapat menimbulkan pujian dan kepuasan yang besar dalam tugas tersebut,” terang Sacco.

“Bagi beberapa orang, rasa bangga dan harga diri ini belum dapat dinikmati dalam kehidupan sehari-hari, [dan] rasa bangga pada diri sendiri dapat menjadi pengalaman yang aneh bagi beberapa orang dan mengakibatkan luapan emosi,” sambungnya.