• Mei 18, 2024

Rekomendasi Buku ala RM BTS Seputar Makna Kehidupan

Kim Nam Joon–atau lebih diketahui RM, merupakan leader sekaligus main rapper dari grup KPop paling populer merupakan BTS. Hingga dikala ini, pria kelahiran 1994 tersebut sudah menulis 200 nyanyian sepanjang karier bermusiknya.

Para Army–sebutan untuk penggemar BTS, pasti mengetahui bahwa RM merupakan sosok yang amat mencintai seni. Pada slot depo 5k qris September 2021, dirinya pernah berdonasi 100 juta won terhadap sebuah yayasan kesenian tradisional. Setelahnya pada tahun 2022, RM juga menambahkan 100 juta won untuk membuat katalog yang memperkenalkan lukisan Korea.

Tidak hanya dari kedermawanannya, kecintaannya pada seni juga dapat tampak dari caranya membuat karya. RM mempunyai kegemaran membaca buku, itu yang membuatnya dapat menolong memperluas wawasan serta menginspirasi seni yang dihasilkannya.

Atas hobinya ini, tak heran seandainya penulis lirik bertalenta dari BTS itu sering kali kali memberi masukan sebagian buku supaya dibaca oleh para penggemarnya. Kecuali itu, tak sedikit juga buku-buku tersebut menjadi ide dari nyanyian atau video musik yang dibuatnya.

Berikut 5 anjuran buku ala RM BTS yang dapat membuat hidup kau menjadi lebih bermakna.

  1. The One Who Walk Away From Omelas – Ursula K. Le Guin
    Buku ini menyebutkan kisah kota utopis di mana semua orang hidup dengan bergembira, namun dengan mengorbankan penderitaan salah satu anak. Cerita ini menampakkan keadaan sulit adab sebuah masyarakat, dikala sebagian orang cakap hidup dengan sejahtera walaupun seharusnya membuat orang lain menderita.

Buku ini juga menjadi salah satu ide RM dalam membuat video musik BTS yang berjudul “Spring Day.” ini menampakkan seberapa besar kecintaan RM BTS pada membaca serta bagaimana ia menuangkan gagasan dalam karya seninya.

  1. Kim Jiyoung, Born 1982 – Cho Nam Joo
    Buku ini memberikan penjelasan jujur mengenai posisi perempuan dalam mata masyarakat patriarki dan misoginis. Patriarki merupakan pandangan yang menempatkan pria lebih dominan daripada wanita, walaupun misoginis merupakan rasa benci dan tak suka terhadap wanita secara ekstrem.

Seperti judulnya, buku ini mengangkat kisah Kim Ji Young, perempuan Korea Selatan yang sejak kecil sampai dewasa selalu hidup dalam pandangan tersebut. Cerita ini memberikan wawasan luas tak hanya mengenai pandangan terhadap perempuan, namun juga kehidupan.

Fakta bahwa buku ini ada dalam daftar bacaan RM menampakkan bahwa ia mempunyai empati yang tinggi terhadap sesamanya, terlebih perempuan ataupun kaum yang suka tersingkirkan.