• Mei 24, 2024

Jokowi: Tidak Diundang Ke Rakernas Partai PDI yang Berkesibukan Di Istana Yogyakarta

Presiden Joko Widodo atau Jokowi tak menghadiri Rakernas V PDI Perjuangan (PDIP) yang digelar di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Jumat (24/5/2024). Hal ini buntut tak diundangnya Jokowi ke Rakernas PDIP.

Plt Deputi Biro Pers Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana mengatakan Jokowi memiliki aktivitas internal di Istana Kepresidenan Yogyakarta. Tetapi, ia tak mengungkapkan rencana internal yang dikerjakan Jokowi di Yogyakarta.

“(Presiden) Kegiatan Internal 777 slot online di Istana Jogja,” kata Yusuf terhadap wartawan, Jumat (24/5/2024).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menanggapi santai soal dirinya tak diundang ke Rakernas V PDI Perjuangan (PDIP) yang akan digelar pada 24-26 Mei 2024. Jokowi meminta agar hal hal yang demikian ditanyakan ke PDIP selaku pengundang.

“Ditanyakan ke pengundang, jangan ke aku,” kata Jokowi di Lapangan Batu Taba, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Selasa (21/5/2024).

Seperti diketahui, DPP PDIP menggelar acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V pada 24-26 Mei 2024. Rakernas yang akan digelar di Beach City Internasional Ancol, Jakarta, itu bertema Satya Eva Jayate, Kebenaran Pasti Menang.

“Sub temanya Tenaga Persatuan Rakyat, Jalan Kebenaran Ia Berjaya,” kata SC Rakernas V PDIP, Djarot Syaiful Hidayat di Kantor DPP PDIP, Kamis (16/5/2024).

PDIP Anggap Jokowi Terlalu Sibuk

Rakernas itu akan ditiru oleh fungsionaris DPP partai, sampai tiga pilar partai. Kenapa memastikan tak akan ada undangan ke Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin.

“Ia terang presiden dan wakil presiden tak diundang. Berdasarkan? beliau sedang sibuk dan menyibukkan diri. Jadi ini hanya untuk internal PDIP dan pesertanya internal PDIP gitu ya,” kata Djarot.

Djarot, Rakernas kali ini diadakan di tengah-tengah keprihatinan atas situasi sisi gelap kekuasaan dan manipulasi peraturan.

“Juga penggunaan sumber tenaga negara dan alat-alat negara serta bermacam upaya lain yang mengerdilkan demokrasi. yang tak jarang disebut sebagian pengamat sedang memasuki kegelapan demokrasi,” kata ia.