• Maret 18, 2024

Fungsi Pendidikan Seni Di Forum Paud

Kegiatan seni yang sering dilakukan di forum INILAH FUNGSI PENDIDIKAN SENI DI LEMBAGA PAUD
PAUD–Anakbermainbelajar—Kegiatan seni yang sering dilakukan di lembaga-lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), memperlihatkan sebuah nilai yang sangat berharga untuk pertumbuhan dan perkembangan belum dewasa kita. Tapi tahukah bunda, ternyata pendidikan seni khususnya yang dilaksanakan di PAUD mempunyai fungsi yang sangat penting bagi pendidikan belum dewasa usia dini. Sesuai dengan kurikulum tahun 2004, pendidikan seni bertujuan menyebarkan kemampuan fisik, bahasa, sosial-emosional, moral dan nilai agama, kognitif serta seni. Pendidikan ini tercakup dalam tiga rumpun pengembangan yaitu slot gates of olympus pengembangan moral dan nilai agama, sosial-emosional serta kemampuan dasar bahasa, kognitif dan pra-akademik (Kurikulum Pendidikan Usia Dini 2004, Diknas).

Secara umum pendidikan seni anak usia dini di Lembaga PAUD mempunyai empat fungsi utama, yaitu :
1). Fungsi Ekspresi,
2). Fungsi Komunikasi,
3). Fungsi Pengembangan Bakat,
4). Fungsi Kreativitas.

Berikut klarifikasi secara rinci dari masing-masing fungsi tersebut di atas :

  1. Fungsi Ekspresi
    Dalam fungsi mulut ini seharusnya kita menemukan anak memperoleh kesempatan menyatakan pikiran dan perasaan dengan bebas dalam bentuk bunyi, rupa. grak dan bahasa atau gabungannya. Anak bebas mewarnai gambar sesuai dengan kesukaannya. Anak sanggup menyanyikan nyanyian dengan bunyi yang berpengaruh atau lembut. Sedangkan pada seni tari anak bebas menari dengan riang bangga penuh semangat atau sanggup pula melaksanakan gerak lemah gemulai. Anak sanggup mengungkapkan kecintaannya pada ibunya melalui puisi.

Ekspresi atau ungkapan tidak muncul dengan sendirinya, melainkan menurut hasil pengamatan sehari-hari di lingkungan sekitarnya atau alasannya yaitu hasil penjelajahan (eksplorasi) anak terhadap alam sekitarnya.

  1. fungsi Komunikasi

Anak memberikan pesan melalui bunyi rupa, gerak dan bahasa. Ketika anak bernyanyi bersahutan dan bergerak berpapasan sambil saling menyebutkan nama pasangannya, maka terjadilah komunikasi antarmereka. Komunikasi sanggup dilakukan pula melalui pesan dalam bentuk gambar yang dibentuk anak. Komunikasi sanggup dilakukan melalui gerak atau bahasa tubuh. Pendidikan seni memperkenalkan bahasa simbol pada anak.

  1. Fungsi Pengembangan Bakat

Setiap anak yang lahir mempunyai kemampuan yang dibawa semenjak lahir. Ada anak yang dengan gampang bisa berbicara dengan benar dan tepat, ada anak yang akil dalam gerak; dan ada yang akil melaksanakan gerak sesuai irama, walaupun belum sanggup bernyanyi. Bilamana guru dan orang bau tanah atau orang bersahabat dengan anak mengarahkan serta meningkatkan kemampuan anak, maka anak akan mempunyai kemampuan yang kokoh. Menurut Edmin Gordon kemampuan musik sebaiknya dikembangkan sebelum anak berusia 9 (sembilan) tahun, biar selanjutnya sanggup bekembang dengan baik.

  1. Fungsi Kreativitas

Pada dasarnya sebagian besar anak suka menjelajah atau bereksplorasi. Dengan tersedianya media seni rupa berupa campuran tepung, balok-balo kayu dan banyak sekali sumber gerak anak cenderung bereksplorasi memakai media tersebut. Anak sanggup membuat bentuk hewan dari campuran tepung, memainkan alat musik serta membuat gerak-gerak badan sesuai imajinasinya. Pembinaan dan kesempatan berkreasi yaitu hal yang harus dilakukan semenjak usia dini. Perlu diingat kreatif tidak hanya mencipta dari tidak ada menjadi ada, tetapi mengubah yang telah ada yang berarti membuat model gres dari yang usang (modifikasi), dengan melaksanakan improvisasi.

Pada anak yang berusia sangat dini, menerangkan respon yaitu merupakan tingkat awal menuju kreativitas. Respon belum tentu kreativitas. Respons lebih merupakan balasan atas rangsang yang diberikan, sedangkan kreatif mengandung unsur mencipta, memodifikasi atau membuat kembali walaupun sangat sederhana.